buy tramadol online

Sign Up Now

Join the Autism Community!

Forgot Your Password?

A new password will be created
and sent to your e-mail address.

Tuesday 25 Apr 2017

Sejarah Perusahaan Wardah Kosmetik

HomeForumsQuestion of the MonthSejarah Perusahaan Wardah Kosmetik

This topic has 1 voice, contains 0 replies, and was last updated by Avatar of Shanti Maharani Shanti Maharani 2 months ago.

Viewing 1 post
Author Posts
Author Posts
February 13, 2017 at 12:22 am #83415
Avatar of Shanti Maharani
Shanti Maharani

Harga Eyeliner Wardah – Nurhayati Subakat, 64 th., adalah entrepreneur kosmetika Wardah yang mempunyai omzet Rp 200 M satu bulan, dengan luas pabrik 6, 5 hektare di Tangerang.

Nurhayati memulai usahanya pada 1985. Perempuan asal Padang Panjang, Sumatera Barat, ini lulusan farmasi di Institut Tehnologi Bandung.

Ia mengawali karir sebagai apoteker di Tempat tinggal Sakit Umum Padang. Lalu ia geser ke Jakarta serta bekerja di perusahaan kosmetik Wella, sebagai staf quality control.

” Awalannya sesudah lulus ingin buat apotik dirumah. Namun terhalang tempat yang strategis serta miliki modal pas-pasan, ” kata Nurhayati di acara Business Berbagi, Light Ramadhan, milad ke-21 Dompet Dhuafa di Ballroom Amazing, Hotel Koetaradja, Cikini, pada Sabtu, 12 Juli 2014.

Dari sini, ia coba mengawali usaha sendiri. Lantaran anak keduanya, Salman, mulai memprotes waktu dia kerja pada th. 1979 sampai 1985. ” Saya buka kosmetik taraf kecil serta berhenti bekerja mulai jadi wiraswasta, ” narasi Nurhayati.

Kemauan tulus menginginkan mengawasi anak sembari wiraswasta ini dimuluskan oleh Allah. Ia mulai bikin shampo, ” Namun tak dapat menjualnya, cobalah menawarkan ke warung, ke rumah-rumah hingga panggil pembantu buat cobalah produknya. Walau sebenarnya product itu kelas internasional, bagus, ” tuturnya sembari tertawa.

Pada akhirnya, ia mulai jual ke salon-salon. Spesial obat keriting. Anaknya mempertanyakan, mengapa ibunya bikin obat keriting walau sebenarnya telah berjilbab. ” Waktu itu belum bikin product Islami, ” tuturnya.

Saat ini, Wardah Cosmetics mencatatkan perkembangan yang tinggi. Wardah Cosmetics mempunyai perubahan omzet 75 % per th. sepanjang empat th. paling akhir. Bahkan juga, lewat usaha bisnisnya, Nurhayati memberi zakat sebesar Rp 1 M pada Dompet Dhuafa.

Simak produk lainnya: Harga Eyeliner Pixy

Menurut survey AC Nielsen, perubahan omzet kosmetik per th. cuma 15 % per th.. Satu momentum yang untungkan untuk Wardah lantaran bermain di pasar kosong serta hampir tanpa ada saingan.

Nurhayati masihlah semangat melakukan bisnisnya. ” Tiap-tiap subuh saya senantiasa baca laporan, hingga anak saya bertanya, apa tak jemu bekerja, ” kata dia sembari tertawa.

” Saya katakan, senantiasa melindungi ketekunan semangat, mesti ditanamkan saya suka bantu orang, hati jadi suka. Karyawan lebih banyak, ada kebahagiaan sendiri buat saya senantiasa bekerja. Dasarnya sharing untuk orang lain, bukan sekedar sendiri, ” kata Nurhayati.

Sekarang ini perusahaannya miliki gagasan untuk meningkatkan product lain. Nurhayati menyampaikan, ” Usaha kami baru product kosmetik. Kami merencanakan lakukan diversifikasi (pengembangan) product” .

Viewing 1 post

You must be logged in to reply to this topic.